Follow Us @soratemplates

Jumat, 30 Oktober 2020

Perjuanganku yang Membuahkan Hasil

Oktober 30, 2020 63 Comments

 

 

Photo by : Freepik

Setelah berpikir matang-matang, akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan  pendidikan yang lebih tinggi yaitu kuliah. 

 

Aku ingin kuliah dengan jurusan kesehatan di Universitas Airlangga (UNAIR) terutama kebidanan. 

 

Mengikuti jalur rapot atau biasa disebut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Dengan pilihan kebidanan dan teknobiomedik, Universitas Airlangga (UNAIR) dan perawat, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta). 

 

Saat pengumuman kata maaf yang keluar. Sedih, kecewa, menyalahkan diri sendiri semua menjadi satu. Memang butuh waktu untuk menerima penolakan. Bangkit dan mencoba ikhlas itulah yang aku lakukan sambil berkata, “mungkin belum rezeki.”

 

Aku mengikuti ujian tertulis jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN). Aku menurunkan egoku dan mengikuti saran ibu untuk mengambil yang daerah Jakarta. Pertama, Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kedua, Agribisnis dan Pendidikan Matematika, Universitas Islam Negeri Jakarta (UIN Syarifhidayatullah).  

 

Rasa penasaran dan ingin mencoba masih sangat besar. Aku mengikuti lagi tes Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Belajar hanya lewat buku yang kubeli dengan mengerjakan soal latihan dan prediksi ujian.

 

 Gagal masuk ketahap berikutnya, karena tidak melewati nilai ambang batas. Kecewa ada, tapi tidak sesakit SNMPTN. Kegagalan keduaku terjadi lagi. 

 

Tibalah pengumuman SBMPTN, lagi dan lagi maaf terus yang tertulis. Sebenarnya aku yakin aku tidak lolos, tetapi tetap aja kecewa dan berakhir menangis. Emang dasar aku.  

 

Karena itu, sebelum pengumuman SBMPTN aku sudah membuat rencana ikut Ujian Mandiri (UM) di Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). 

 

Di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) aku memilih D4 – Administrasi Bisnis Terapan, D3 – Penerbitan (Jurnalistik), dan D3 – Administrasi Bisnis Terapan. Untuk Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) memilih S1 – Gizi dan S1 – Agribisnis. 

 

Alhamdulillah aku diterima dua-duanya. Panjang ya prosesnya ? memang seperti itu. Aku menikmati prosesnya. Bangga pada diri sendiri bisa melewati semua rasa sedih, bosan, jenuh, dan kecewa. 

 

Jika kalian pernah mengalami hal yang sama sepertiku, mengalami kegagalan terus menurus. Cobalah berpikir postif bahwa, Tuhan masih ingin melihat usaha dan prosesmu. Mungkin Ia ingin mengujimu juga. Apakah kamu akan tetap semangat atau memilih diam ?

Kamis, 29 Oktober 2020

Sarapan itu Penting ! Yuk, Ketahui Manfaatnya bagi Tubuh

Oktober 29, 2020 63 Comments

 

Photo by : Freepik

Sarapan menjadi salah satu kegiatan penting untuk memulai hari agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Sekaligus menyediakan nutris yang diperlukan untuk kesehatan.

 

Tak jarang orang melewatkan sarapan karena takut terlambat datang ke kantor, tidak sempat menyiapkan makan dan masih banyak yang lain. 

 

Banyak penelitian yang menunjukkan manfaat sarapan bagi kesehatan. Berikut ini alasan kenapa tidak boleh meremehkan sarapan. 

 

Dilansir dari halodoc.com, berikut manfaat sarapan yang perlu kamu ketahui :

 

1. Memberi Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh

          

    Ketika seseorang sudah terbiasa sarapan maka mereka memiliki pola makan sehat secara keseluruhan. Nah, karena rutin dilakukan setiap hari, sarapan dapat memberikan asupan nutrisi yang cukup untuk tubuh. 

 

    Untuk memperoleh manfaat sarapan, sebaiknya kamu mengonsumsi sereal gandum utuh, buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, telur rebus, ayam, susu rendah lemak atau keju. 


2.      Melindungi Tubuh dari Serangan Penyakit

 

    Asupan serat tinggi saat sarapan baik dikonsumsi karena dipercaya dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Selain itu, saparan mampu menyeimbangkan kadar gula darah dan mencegah resistensi insulin. Dengan kata lain, rutin sarapan akan menjauhkanmu dari penyakit berbahaya, seperti diabetes.


3.      Meningkatkan Kemampuan Kognitif Otak 

 

    Saat sarapan, otak kembali mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, dalam bentuk glukosa dan glikogen. Kemudian, otak akan mendapatkan sinyal jika tubuh telah siap melakukan aktivitas hari ini. Jika kebutuhan glukosa tidak terpenuhi, kamu akan merasa sulit untuk berkonsentrasi, dan merasa cepat lelah.

 

4.      Menjaga dan Menurunkan Bobot Tubuh

 

    Terkadang kita melewatkan sarapan karena takut berat badan bertambah. Ternyata, sarapan justru menjaga berat badanmu agar tetap ideal. Ketika sudah sarapan di pagi hari, saat menjelang siang, tidak akan kalap untuk makan. Itu juga bisa dipercaya dapat membantu program diet seseorang.